JILBOOBS : Berhijab tapi Telanjang, Astagfirullah.

Leave a comment

June 28, 2016 by irmalida

http://www.youtube.com/watch?v=_EdkjzmBUQw Jam Istirahat begini, selain blogging lepas dzuhur, menonton video tentang khazanah Islam dan beberapa kajian untuk menambah pengetahuan adalah aktivitas yang sangat menyenangkan, lepas menyimak kajian tentang Dajjal, nge-looping begitu saja review tentang JILBOOBS, duh. Kok berasa mual ya menyebutnya… dan saya copy juga kutipan artikel dari Islampos, saya pun pernah seperti mereka yang di video tersebut bisa dibaca disini – metamarfosa berhijab saya, senang memang sekarang banyak yang berhijab, tapi sedih kalau berhijab diafiliasi dengan istilah-istilah ‘menohok’ macam artis vivid, ada ‘boobs’ nya begitu ๐Ÿ˜ฆ Semoga artikel ini meluruskan jalan hidayah bagi muslimah yang sudah berhijab tapi masih telanjang ya… Astagfirullah.

FENOMENA jilboobs yang terjadi di kalangan para wanita muslim saat ini telah menjadi hal yang lumrah. Banyak para wanita muslim yang beranggapan bahwa ia telah menutup auratnya, padahal lekuk tubuhnya masih terlihat akibat pakaian yang digunakannya begitu ketat seperti penggunaan celana jeans, legging dan lain sebagainya.

Mungkin ada kekeliruan yang terjadi diantara wanita muslim tentang cara berpakaian. Hal ini akibat dari kurangnya pemahaman ilmu agama, tren atau budaya yang ada, sehingga bagi sebagian wanita muslim memakai pakaian ketat merupakan hal yang lumrah.

Tapi sebenarnya berpakaian seperti itu bukanlah menutup aurat, tapi membungkus dengan ketat bak pepes ikan dibungkus dengan daun pisang, rapat sekali. Itulah yang dinamakan dengan jilboobs. Menurut asal katanya berasal dari kata jilbab dan boobs (payudara). Sehingga itulah alasannya mengapa kita sering memanggil pelaku yang menggunakan jilbab jenis ini dengan sebutan jilboobs.

Para ulama menggaris bawahi bahwa jilbab syarโ€™i memliki ketentuan tidak menampakan bagian tubuh (kecuali wajah dan telapak tangan), tidak transparan, dan tidak ketat (menampakan lekuk tubuh.

Seperti dari Abu Hurairah radhiyallahu โ€˜anhu, beliau berkata bahwa Rasulullah shallallahu โ€˜alaihi wa sallam bersabda,

ุตูู†ู’ููŽุงู†ู ู…ูู†ู’ ุฃูŽู‡ู’ู„ู ุงู„ู†ูŽู‘ุงุฑู ู„ูŽู…ู’ ุฃูŽุฑูŽู‡ูู…ูŽุง ู‚ูŽูˆู’ู…ูŒ ู…ูŽุนูŽู‡ูู…ู’ ุณููŠูŽุงุทูŒ ูƒูŽุฃูŽุฐู’ู†ูŽุงุจู ุงู„ู’ุจูŽู‚ูŽุฑู ูŠูŽุถู’ุฑูุจููˆู†ูŽ ุจูู‡ูŽุง ุงู„ู†ูŽู‘ุงุณูŽ ูˆูŽู†ูุณูŽุงุกูŒ ูƒูŽุงุณููŠูŽุงุชูŒ ุนูŽุงุฑููŠูŽุงุชูŒ ู…ูู…ููŠู„ุงูŽุชูŒ ู…ูŽุงุฆูู„ุงูŽุชูŒ ุฑูุกููˆุณูู‡ูู†ูŽู‘ ูƒูŽุฃูŽุณู’ู†ูู…ูŽุฉู ุงู„ู’ุจูุฎู’ุชู ุงู„ู’ู…ูŽุงุฆูู„ูŽุฉู ู„ุงูŽ ูŠูŽุฏู’ุฎูู„ู’ู†ูŽ ุงู„ู’ุฌูŽู†ูŽู‘ุฉูŽ ูˆูŽู„ุงูŽ ูŠูŽุฌูุฏู’ู†ูŽ ุฑููŠุญูŽู‡ูŽุง ูˆูŽุฅูู†ูŽู‘ ุฑููŠุญูŽู‡ูŽุง ู„ูŽูŠููˆุฌูŽุฏู ู…ูู†ู’ ู…ูŽุณููŠุฑูŽุฉู ูƒูŽุฐูŽุง ูˆูŽูƒูŽุฐูŽุง

โ€œAda dua golongan dari penduduk neraka yang belum pernah aku lihat: [1] Suatu kaum yang memiliki cambuk seperti ekor sapi untuk memukul manusia dan [2] para wanita yang berpakaian tapi telanjang, berlenggak-lenggok, kepala mereka seperti punuk unta yang miring. Wanita seperti itu tidak akan masuk surga dan tidak akan mencium baunya, walaupun baunya tercium selama perjalanan sekian dan sekian.โ€ (HR. Muslim no. 2128)

Hadits ini merupakan tanda mukjizat kenabian. Kedua golongan ini sudah ada di zaman kita saat ini. Hadits ini sangat mencela dua golongan semacam ini. Kerusakan seperti ini tidak muncul di zaman Nabi shallallahu โ€˜alaihi wa sallam karena sucinya zaman beliau, namun kerusakan ini baru terjadi setelah masa beliau hidup (Lihat Syarh Muslim, 9/240 dan Faidul Qodir, 4/275). Wahai Rabbku. Dan zaman ini lebih nyata lagi terjadi dan kerusakannya lebih parah.

Akibat dari pemakaian Jilboobs ini banyak para wanita muslim yang masih diganggu kaum pria karena bagian paling berharganya masih dapat terlihat. Sehingga dapat menimbulkan hayalan kotor yang timbul dalam fikiran laki-aki.

Ingatlah para muslimah, bahwasannya fikiran laki-laki itu berbeda dengan wanita. Mereka memiliki tingkat khayal yang tinggi dibanding wanita.

Bantulah kaum laki-laki untuk menundukan pandangannya dengan senantiasa engkau menjaga dan menutup aurat mu.

Jangan sampai para wanita muslim saat ini terjebak oleh budaya dan anggapan kosong tanpa adanya dasar hukum yang jelas ketika memilih pakaian untuk dikenakan.

Islam merupakan agama sempurna yang telah mengatur segala sesuatunya dari hal terkecil hingga hal-hal besar, sehingga dapat mengatur kehidupan manusia saat pertama diciptakan hingga akhir zaman. [ta/islampos]

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Categories

Tasfiyah wat Tarbiyah

Mau tahu suami terbaik?

Suami terbaik adalah yang paling baik pada keluarganya, contohnya selalu membantu urusan istri di rumah.

Membantu pekerjaan istri di rumah termasuk bentuk berbuat baik dari suami pada istri dan menunjukkan keluhuran akhlak suami.

Coba lihat bagaimanakah contoh dari suri tauladan kita, Nabi Muhammad shallallahu โ€˜alaihi wa sallam ketika beliau berada di rumah.

ุนูŽู†ู ุงู„ุฃูŽุณู’ูˆูŽุฏู ู‚ูŽุงู„ูŽ ุณูŽุฃูŽู„ู’ุชู ุนูŽุงุฆูุดูŽุฉูŽ ู…ูŽุง ูƒูŽุงู†ูŽ ุงู„ู†ู‘ูŽุจูู‰ู‘ู โ€“ ุตู„ู‰ ุงู„ู„ู‡ ุนู„ูŠู‡ ูˆุณู„ู… โ€“ ูŠูŽุตู’ู†ูŽุนู ููู‰ ุฃูŽู‡ู’ู„ูู‡ู ู‚ูŽุงู„ูŽุชู’ ูƒูŽุงู†ูŽ ููู‰ ู…ูู‡ู’ู†ูŽุฉู ุฃูŽู‡ู’ู„ูู‡ู ุŒ ููŽุฅูุฐูŽุง ุญูŽุถูŽุฑูŽุชู ุงู„ุตู‘ูŽู„ุงูŽุฉู ู‚ูŽุงู…ูŽ ุฅูู„ูŽู‰ ุงู„ุตู‘ูŽู„ุงูŽุฉู

Dari Al-Aswad, ia bertanya pada โ€˜Aisyah, โ€œApa yang Nabi shallallahu โ€˜alaihi wa sallam lakukan ketika berada di tengah keluarganya?โ€ โ€˜Aisyah menjawab, โ€œRasulullah shallallahu โ€˜alaihi wa sallam biasa membantu pekerjaan keluarganya di rumah. Jika telah tiba waktu shalat, beliau berdiri dan segera menuju shalat.โ€ (HR. Bukhari, no. 6039)

Dalam Syarh Al-Bukhari karya Ibnu Batthol rahimahullah disebutkan bahwa Al-Muhallab menyatakan, inilah pekerjaan Nabi shallallahu โ€˜alaihi wa sallam di rumahnya. Hal ini wujud tanda ketawadhuโ€™an (kerendahan hati) beliau, juga supaya umatnya bisa mencontohnya. Karenanya termasuk sunnah Nabi, hendaklah seseorang bisa mengurus pekerjaan rumahnya, baik menyangkut perkara dunia dan agamanya.

Sumber : Rumaysho .
.

#suamiidaman #sunnahway #syiarsyari ุจูุณู’ู€ู€ู€ู€ู€ู€ู€ู€ู€ู€ู€ู€ู€ู€ู…ู ุงู„ู„ู‘ู‡ู ๐Ÿƒ๐ŸŒผ BERILAH 70 UDZURโ€ฆ โœOleh:
Ustadz Badru Salam, Lcย ุญูุธู‡ ุงู„ู„ู‡ ุชุนุงู„ู‰

MAY 30, 2016ย ADMIN

Jaโ€™far bin Muhammad rahimahullah berkata, โ€œApabila sampai kepadamu dari saudaramu sesuatu yang kamu ingkari, maka berilah ia sebuah udzur sampai 70 udzur. Bila kamu tidak mendapatkan udzur, maka katakanlah, โ€œBarangkali ia mempunyai udzur yang aku tidak ketahui.โ€
(Dikeluarkan oleh Al Baihaqi dalam Syuโ€™abul Iman no 8344). Abdullah bin Muhammad bin Munazil berkata, โ€œMukmin adalah yang selalu memberi udzur kepada saudaranya, sedangkan munafiq adalah yang selalu mencari kesalahan saudaranya.โ€ (Dikeluarkan oleh Abu Abrirrahman As Sulami dalam adab ash shuhbah). http://bbg-alilmu.com/archives/19066 ***๐Ÿƒ๐ŸŒผ๐Ÿƒ*** Ngemil Malam Briefing SPG untuk event di GIIAS 2017 ICE BSD Serpong Klenik dalam Ritual Penguburan Ari-ari

Jika kita mengambil pendapat para ulama yang menganjurkan mengubur ari-ari, satu hal yang perlu diingat, ini sama sekali bukanlah menganjurkan Anda untuk melakukan berbagai ritual ketika menguburkan benda ini. Sama sekali tidak menganjurkan demikian. Bahkan jika sikap semacam ini diiringi dengan berbagai keyakinan tanpa dasar, maka jadinya tahayul dan khurafat yang sangat dilarang syariat.

Memberi lampu selama 40 hari, di kubur bersama pensil, bunga, jarum, gereh, pethek, sampai kemiri gepak jendhul, semua ini pasti dilakukan karena tujuan tertentu.

Ketika ini diyakini bisa menjadi sebab agar bayinya memiliki kemampuan tertentu, atau agar bayinya mendapatkan semua yang bisa membahagiakan hidupnya, maka berarti termasuk mengambil sebab yang sejatinya bukan sebab. Dan itu termasuk perbuatan syirik kecil.

Selengkapnya :

https://muslimafiyah.com/penting-mengetahui-sebab-kauniy-dan-sebab-syari.html

Penyusun: Raehanul Bahraen PAMER KEMESRAAN DI MEDSOS?

Saya mau bertanya mengenai hukum islam tentang suami istri bermesraan didepan umum, awal mulanya saya mengomentari suatu foto di Facebook yang memposting seorang ustadzah muda yang sering kita lihat di televisi yang bergandengan tangan dan berpelukan dengan suaminya

Jawab:

Bismillah was shalatu was salamu โ€˜ala Rasulillah, wa baโ€™du,

Bermesraan setelah menikah memang sesuatu yang dihalalkan. Tapi kita perlu ingat, tidak semua yang halal boleh ditampakkan dan dipamerkan di depan banyak orang.

Ada beberapa pertimbangan yang akan membuat anda tidak lagi menyebarkan foto kemesraan di Medsos,

Pertama, Nabi shallallahu โ€˜alaihi wa sallam mengajarkan agar umatnya memiliki sifat malu. Bahkan beliau sebut, itu bagian dari konsekuensi iman.

Dari Abu Hurairah radhiyallahu โ€˜anhu, Nabi shallallahu โ€˜alaihi wa sallam bersabda,

ุงู„ุฅููŠู…ูŽุงู†ู ุจูุถู’ุนูŒ ูˆูŽุณูŽุจู’ุนููˆู†ูŽ ุดูุนู’ุจูŽุฉู‹ ูˆูŽุงู„ู’ุญูŽูŠูŽุงุกู ุดูุนู’ุจูŽุฉูŒ ู…ูู†ูŽ ุงู„ุฅููŠู…ูŽุงู†ู

Iman itu ada tujuh puluh sekian cabang. Dan rasa malu salah satu cabang dari iman. (HR. Ahmad 9361, Muslim 161, dan yang lainnya). Dan bagian dari rasa malu adalah tidak menampakkan perbuatan yang tidak selayaknya dilakukan di depan umum.

Kedua, islam juga mengajarkan agar seorang muslim menghindari khawarim al-muruโ€™ah. Apa itu khawarim al-muruโ€™ah? Itu adalah semua perbuatan yang bisa menjatuhkan martabat dan wibawa seseorang. Dia menjaga adab dan akhlak yang mulia.

Ketiga, gambar semacam ini bisa memicu syahwat orang lain yang melihatnya. Terutama ketika terlihat bagian badan wanita, tangannya atau wajahnya.. lelaki jahat bisa memanfaatkannya untuk tindakan yang tidak benar.

Nabi shallallahu โ€˜alaihi wa sallam bersabda, "Barangsiapa yang mengajak kepada sebuah kesesatan maka dia mendapatkan dosa seperti dosa setiap orang yang mengikutinya, tanpa mengurangi dosa mereka sedikitpun. "
(HR. Ahmad 9160, Muslim 6980, dan yang lainnya). Bisa jadi anda menganggap itu hal biasa, tapi orang lain menjadikannya sebagai sumber dosa.

Mencegah lebih baik dari pada mengobatiโ€ฆ

Allahu aโ€™lam.

Dijawab oleh Ustadz Ammi Nur Baits

Sumber: https://konsultasisyariah.com/28247-hukum-pamer-kemesraan-di-medsos.html GERAKAN HABISKAN MINUMAN KEMASAN GELAS

Jadi teringat kisah ustadz Yazid... Berkata Ustadzuna Andika dari Cirendeu:
Ketika dulu mengabdi di Ma'had Minhajus Sunnah, ana dibuat takjub akan waro'nya al-Ustadz Yazid.
Suatu ketika datang tamu ke ma'had, dan disediakanlah air teh manis sebagai minuman sang tamu. Namun ketika tamu sudah pulang, al-Ustadz melihat air teh yang belum habis diminum. Lalu beliau membawa sisa air minum tadi ke kamar mandi. Alih-alih bukannya air dibuang ke saluran pembuangan, malah dibuang ke bak mandi.
Lalu ana bertanya ke al-Ustadz Yazid, "Ya ustadz kenapa dibuangnya di bak mandi?"
Al-Ustadz menjawab: "Sayang kalo dibuang, kan masih bisa dipakai buat mandi. Dan air teh yg merah ini pun akan larut bersama air bak mandi yg lebih banyak. Dan ana takut ditanya Allah cuma karena membuang sisa air teh."
(Percakapan ditulis secara makna dari cerita Ustadzuna Andika). --------------- ฤฐSRAF

Sedih campur kesal kalau ada orang berperilaku israf :'( gemeeees, biasanya saya langsung ceplos-ceplos. Kalau diabaikan ya kebangetan.

Padahal Allah secara jelas mengelompokkan sesiapa yg berlaku israf sebagai golongan SETAN. โ€œDan berikanlah kepada keluarga-keluarga yang dekat hak mereka dan kepada orang miskin dan orang yang dalam perjalanan; dan janganlah kamu menghambur-hamburkan (hartamu) secara boros. Sesungguhnya para pemboros itu adalah saudara-saudara setan dan setan itu adalah sangat ingkar kepada Tuhannya.โ€ Al ฤฐsra' 26-27.

ฤฐsraf menjadi larangan Allah, sesuatu yang dilarang maka hukumnya apa ya saudaraku? tentu hukumnya HARAM. โ€œ... makan dan minumlah, dan janganlah berlebih-lebihan. Sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang yang berlebih-lebihan.โ€ Al A'raf 31.

Jadi, jika hanya haus sedikit, tahanlah sampai di rumah. Jika tak mampu menahan, minumlah dan bawalah bersamamu ketika hendak pulang. Jangan buat tuan rumah melakukan perbuatan israf dengan membuang-buang air bekas minuman kita karena ketidaktahuannya soal hukum ฤฐsraf.

Hati-hati Allah tak segan memberikan hukuman atas segala perbuatan kita termasuk israf, semisal banjir, berkurangnya atau bahkan hilangnya ni'mat rejeki yang berkah, dsb.

By : Mamak Elif
Sumber gambar : Puyeng Roem #kajiansunnah #abufairuz #tangerang #masjidnurulmuttaqien

Blog Stats

  • 1,585 hits
%d bloggers like this: